26 Mar 2025.
Ini agak saru kalo dibilangin, nanti dibilang julid atau apa. Padahal kenyataan di lapangan ini benar-benar terjadi, ada persaingan antar saudara, antar ibu pamer anak-anak nya.
Paling miris sampai memaksakan diri melalui nyicil (riba) saat memiliki kendaraan, beberapa barang yg bisa digunakan untuk bisa diliat kalau sukses biasanya mobil dan ada tingkatannya, misal beli mobil 4x4 yang makin besar makin terlihat sukses. Ini juga terlihat ada beberapa mobil yg digunakan untuk show of force misal mobil fortuner atau pajero yg ukurannya besar. Berakhir berkendara secara arogan di jalan, merasa lebih berhak atas jalan dsb nya. Belum lagi mulai ada tesla yang sangat sangat buruk dari segi desain dan performa menurut saya, semua nya tidak make sense, desain nya yg belum proven tapi mampu membuat orang seperti FOMO (fear of missing out) kalau tidak memilikinya.
Selanjutnya ada lagi masalah handphone, salah satu brand yg sangat saya benci adalah iphone, entah bagaimana kepintaran brand yg mensupport genosida di Gaza ini bisa menempatkan diri sebagai ciri kesuksesan seseorang, harganya sudah tidak masuk akal dengan performa dibawah android dgn harga yg sama tapi fansboy nya sangat besar dan agresif. Mereka rela melabeli orang yg tidak menggunakan iphone sebagai "miskin" entah bagaimana.
Saya rasa orang-orang yg memaksakan diri utk memiliki barang-barang diatas ampai dengan melakukan riba ada masalah validasi atas diri, sulit mendefinisikan siapa dia tanpa menggunakan barang-barang tersebut, nauzubilah mindzalik. Semoga hamba yg jauh dari sempurna ini dilindungi Allah dari kelakuan buruk tersebut.
Komentar
Posting Komentar