13-Juni-17
Pagi hari setelah isi bensin, saya coba start soluna matic saya, wahh ga ada tanda tanda sama sekali.
Minta tolong petugas SPBU untuk dorong kepinggir.
Saya ingat-ingat apakah karena aki yang sudah berumur. Tapi di bodi aki, tahun 2016 yang ditulis penjual aki dengan spidol.
Setelah menunggu sekitar 15 menit, seperti yang disarankan petugas keamanan security "panas aja pak, tar juga bisa lagi".
Benar saja, saat kunci kontar di putar langsung bisa starter. Hah?wah aneh sekali.
Sampai dirumah saya cek kondisi aki, menggunakan Voltmeter saya ukur tegangan aki menunjukkan angka 13.8Volt, dan cenderung turun, kalau diatas 12Volt harusnya bagus, saya start mobil, angka naik ke 14Volt. Saya matikan mobil dan diamkan, Voltase aki turun dan stabil di angka 12.4Volt. kesimpulan Aki masih sangat baik.
Googling, cari-cari info, saya pun punya hipotesa kalau arang atau carbon brush di Motor starter sudah habis, mengingat mobil sudah berumur lebih dari 16 tahun, sangat memungkinkan.
Saya bawa saja ke tukang service dinamo start dan aki. Mobil di bongkar, montir menyatakan betul Arang mulai tipis. Diganti baru.
Saya sekalian tanya apa solenoid switch harus ganti juga atau tidak, ya biar sekalian. Montir menyerahkan ke saya untuk keputusannya. Saya cari-cari sparepart di Pasar Onderdil BTC Bintaro, dapat yang KW, yang asli tidak tetrsedia, merknya ANZ part. Setengah yakin. saya coba goyang goyang bagian solenoid switch baru ini kok seperti oblak. dalam hati mungkin memang seperti itu.
Dipasang.
Test Start, kok malah jadi ada bunyi tok tok tok tiap starter. Saya curiga motor starter KW ini yang bermasalah. Untuk verifikasi, pasang saja motor starter yang lama.
Benar saja, pakai solenoid switch orisinal yang lama, malah starter lancar, berdesing mulus.
Solenoid switch baru saya kembalikan saja ke tokonya. Tidak terpakai.
Prinsip kerja starter mobil
Bagian atas itu namanya solenoid switch, bagian bawah itu motor starter.
Gir yang berputar akan memutar gigi crankshaft / roda gila mobil
Arang itu bagian hitam di kiri bawah
Pagi hari setelah isi bensin, saya coba start soluna matic saya, wahh ga ada tanda tanda sama sekali.
Minta tolong petugas SPBU untuk dorong kepinggir.
Saya ingat-ingat apakah karena aki yang sudah berumur. Tapi di bodi aki, tahun 2016 yang ditulis penjual aki dengan spidol.
Setelah menunggu sekitar 15 menit, seperti yang disarankan petugas keamanan security "panas aja pak, tar juga bisa lagi".
Benar saja, saat kunci kontar di putar langsung bisa starter. Hah?wah aneh sekali.
Sampai dirumah saya cek kondisi aki, menggunakan Voltmeter saya ukur tegangan aki menunjukkan angka 13.8Volt, dan cenderung turun, kalau diatas 12Volt harusnya bagus, saya start mobil, angka naik ke 14Volt. Saya matikan mobil dan diamkan, Voltase aki turun dan stabil di angka 12.4Volt. kesimpulan Aki masih sangat baik.
Googling, cari-cari info, saya pun punya hipotesa kalau arang atau carbon brush di Motor starter sudah habis, mengingat mobil sudah berumur lebih dari 16 tahun, sangat memungkinkan.
Saya bawa saja ke tukang service dinamo start dan aki. Mobil di bongkar, montir menyatakan betul Arang mulai tipis. Diganti baru.
Saya sekalian tanya apa solenoid switch harus ganti juga atau tidak, ya biar sekalian. Montir menyerahkan ke saya untuk keputusannya. Saya cari-cari sparepart di Pasar Onderdil BTC Bintaro, dapat yang KW, yang asli tidak tetrsedia, merknya ANZ part. Setengah yakin. saya coba goyang goyang bagian solenoid switch baru ini kok seperti oblak. dalam hati mungkin memang seperti itu.
Dipasang.
Test Start, kok malah jadi ada bunyi tok tok tok tiap starter. Saya curiga motor starter KW ini yang bermasalah. Untuk verifikasi, pasang saja motor starter yang lama.
Benar saja, pakai solenoid switch orisinal yang lama, malah starter lancar, berdesing mulus.
Solenoid switch baru saya kembalikan saja ke tokonya. Tidak terpakai.
Prinsip kerja starter mobil
Bagian atas itu namanya solenoid switch, bagian bawah itu motor starter.
Gir yang berputar akan memutar gigi crankshaft / roda gila mobil
Arang itu bagian hitam di kiri bawah
saya beberapa kali ada gejala starter kosong seperti yang disebutkan di atas, tapi lucunya sering kejadian kalo abis isi bensin full tank. dan lucunya lagi, kalo mendadak gabisa dinyalakan, solusinya pindahin dari P ke N, voila si soluna nyala normal seperti sedia kala ��
BalasHapuswah aneh juga tu gan, kalau di posisi D sih memang starter harusnya ga bisa, karena ada interlock, tapi kalau kadang bisa kadang nggak di P, itu aneh, apa ada kabel di daerah dashbord yang terkelupas ya, tapi apa hubungannya dengan bensin full tank ya, misteri ini.
Hapus