12 April 2016
Iseng coba interface OBD-II (2 dua) scanner yang di lengkapi dengan bluetooth, awal mula saya test ke Toyota Soluna Matic Tahun 2000.
Posisi Colokan Diagnose Toyota Soluna ada di bawah kap mesin didekat aki, ada semacam cover bertuliskan diagnose. Setelah dibuka ada pin OBD dengan jumlah 17, sayangnya OBD-II scanner yang saya punya cuma memiliki 16 pin. Okay setelah browsing cari - cari info, dikatakan bahwa untuk Toyota keluaran lama memang seperti itu jadi harus beli adaptor 17pin to 16pin. Fiuhhh
Sialnya setelah order adaptor saya baru mendapati dari forum - forum otomotif bahwa si Toyota Soluna ini walaupun keluaran 2000, tidak menggunakan protocol OBD-II khususnya untuk mobil-mobil yang dijual di Indonesia (semacam di downgrade kasarnya). Pesimis bisa digunakan untuk Soluna, dan benar saja, setelah adaptor 17 pin ke 16 pin di tangan dan saya coba konek, tidak ada apapun yang terjadi T_T.
Sepertinya, memang diagnose soluna ini masih agak primitif, hanya sekedar menyatakan kerusakan/error dengan cara menyalakan lampu, tapi bukan merupakan alat baca temperatur / tekanan, jadi benar benar cuma on - off saja. Contohnya, jika temperatur coolant terlalu tinggi (melewati ambang batas, lampu akan menyala, tapi tidak akan menginfokan berapa derajat celcius)
Mulai ragu jangan - jangan OBD-II scanner nya yang tidak normal....
Selanjutnya saya coba ke Toyota etios Valco 2015 punya kerabat saya, pertama kali cari-cari dulu letak soket OBD2 /OBD-II nya, karena malas mencari buku manual jadi cari sendiri. Untungnya lokasi nya mudah di temukan, yaitu di dashboard pengemudi, dibawah kolom setir
Lanjut pasang OBD-II scanner, lampunya menyala semua (karena posisi lampu ada di arah sebaliknya, saya pakai kaca untuk melihat)
Selanjutnya saya siapkan Smartphone android dengan bluetooth (Aplikasi di download dari google play);
1. Aplikasi pertama yang saya coba Dashcommand; tidak bisa synchronize bluetooth, OBD-II scanner tidak terdeteksi.
2. Alternatif aplikasi yang biasa digunakan orang kebanyakan yaitu Torque, tapi sebelumnya anda harus set sendiri gauge gauge yang ingin ditampilkan, terdapat 5-6 halaman yang bisa anda penuhi dengan gauge. Bluetooth dapat tersynchron dengan Aplikasi torque dan hampir semua gauge berfungsi, gauge kompatibel bergantung pada kelengkapan komunikasi ECU sendiri, jadi kita tidak bisa memaksakan semua gauge harus berfungsi, harus kembali lagi ke kemampuan ECU dan OBD-II communication nya.
Dibawah tampilan aplikasi torque, harap diketahui, semua urutan dan tata letak gauge harus disetting sendiri, tiap pengguna bisa melalukan setting yang berbeda-beda
Jika tertarik bisa juga order ke melalui saya di
whatsapp 0-818-0900-8615 atau line:27augusta27
Harga 300rb
pengiriman dari jakarta via JNE reg
Iseng coba interface OBD-II (2 dua) scanner yang di lengkapi dengan bluetooth, awal mula saya test ke Toyota Soluna Matic Tahun 2000.
Posisi Colokan Diagnose Toyota Soluna ada di bawah kap mesin didekat aki, ada semacam cover bertuliskan diagnose. Setelah dibuka ada pin OBD dengan jumlah 17, sayangnya OBD-II scanner yang saya punya cuma memiliki 16 pin. Okay setelah browsing cari - cari info, dikatakan bahwa untuk Toyota keluaran lama memang seperti itu jadi harus beli adaptor 17pin to 16pin. Fiuhhh
17 pin OBD 2 Interface Toyota Soluna |
Sialnya setelah order adaptor saya baru mendapati dari forum - forum otomotif bahwa si Toyota Soluna ini walaupun keluaran 2000, tidak menggunakan protocol OBD-II khususnya untuk mobil-mobil yang dijual di Indonesia (semacam di downgrade kasarnya). Pesimis bisa digunakan untuk Soluna, dan benar saja, setelah adaptor 17 pin ke 16 pin di tangan dan saya coba konek, tidak ada apapun yang terjadi T_T.
Sepertinya, memang diagnose soluna ini masih agak primitif, hanya sekedar menyatakan kerusakan/error dengan cara menyalakan lampu, tapi bukan merupakan alat baca temperatur / tekanan, jadi benar benar cuma on - off saja. Contohnya, jika temperatur coolant terlalu tinggi (melewati ambang batas, lampu akan menyala, tapi tidak akan menginfokan berapa derajat celcius)
Mulai ragu jangan - jangan OBD-II scanner nya yang tidak normal....
Selanjutnya saya coba ke Toyota etios Valco 2015 punya kerabat saya, pertama kali cari-cari dulu letak soket OBD2 /OBD-II nya, karena malas mencari buku manual jadi cari sendiri. Untungnya lokasi nya mudah di temukan, yaitu di dashboard pengemudi, dibawah kolom setir
Posisi OBD 2 Soket Etios Valco
Selanjutnya saya siapkan Smartphone android dengan bluetooth (Aplikasi di download dari google play);
1. Aplikasi pertama yang saya coba Dashcommand; tidak bisa synchronize bluetooth, OBD-II scanner tidak terdeteksi.
2. Alternatif aplikasi yang biasa digunakan orang kebanyakan yaitu Torque, tapi sebelumnya anda harus set sendiri gauge gauge yang ingin ditampilkan, terdapat 5-6 halaman yang bisa anda penuhi dengan gauge. Bluetooth dapat tersynchron dengan Aplikasi torque dan hampir semua gauge berfungsi, gauge kompatibel bergantung pada kelengkapan komunikasi ECU sendiri, jadi kita tidak bisa memaksakan semua gauge harus berfungsi, harus kembali lagi ke kemampuan ECU dan OBD-II communication nya.
Dibawah tampilan aplikasi torque, harap diketahui, semua urutan dan tata letak gauge harus disetting sendiri, tiap pengguna bisa melalukan setting yang berbeda-beda
Jika tertarik bisa juga order ke melalui saya di
whatsapp 0-818-0900-8615 atau line:27augusta27
Harga 300rb
pengiriman dari jakarta via JNE reg
Komentar
Posting Komentar